Anugrah Terindah yang Pernah ku Miliki

Anugrah Terindah yang Pernah ku Miliki
Melihatku adalah kebahagian orang tua

Minggu, 15 Januari 2012

ini hidupku

betapa tertekan sebuah pikiran atas kehidupan yang terus menerus di ulang akibat kesalahan masa lalu....
tak puas kah menghancurkan tampilan ku dengan omongan yang pengecutmu itu
sampai kapan kau akan mengulang
dan pemahaman yang tak pernah kau temui titik temunya sendiri
aku mencoba melakukan sesuai kehendakku
apakah itu salah
bisakah kau memberi tahu aku sebuah kebenaran yang kau sendiri tak tahu apa yang kau katakan
cobalah dengarkan hatimu
paksakan hatimu untuk mengulang hari itu, mungkin dia akan lebih menangis tersedu -sedu
karena tuan tubuhnya sendiri tak mengerti apa yang sia - sia ia lakukan
mencoba menurutimumenghilangkan rasa cinta yang mulai terasa hanya dengan kata kejimu itu
serasa kau memang pantas dipuja
membenarkan kata yang terucap lidahmu yang tragis
begitukah sandaran prinsipmumembuyarkan ketenangan jiwaku
merubah sejatinya kedamaian yang tlah lama hilang
sejenak aku mencoba tegar
tapi terkadang rasa sakit terus membayangi
menjatuhkan cucuran air mataku dalam basahi kebahagiaanku
kau menyangka aku bersenda gurau diatasmu
tak pelak kau menuntutku secara membabi butamelihat apa yang kau lihat
tapi tak melihat apa yang kau tak melihatnya
bisakah itu dikatakan adil
atau sebuah kedzaliman yang menerpa kalbuku ini
setidaknya kau dengarkan apa yang tlah terucap
janganlah kau mengulang itu
seperti tanpa ujung
melebar kemana - mana yang membawa
pada jurang pembantaian hatiku 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar